ARTI WARNA

Warna merupakan suatu elemen kompleks dalam kehidupan yang cukup kontras keberadaannya disetiap bagian yang ada didunia ini.

Tapi tahukah kamu jika ternyata warna-warna tersebut memiliki arti dalam sisi psikologi yang dapat merepresentasi kan perasaan seseorang.

So, di blog kali ini aku bakal membagikan 13 arti warna dalam psikologi.

1.Warna Merah

Dunia psikologi sering kali mengaitkan arti warna merah dengan energi, gairah, kekuatan, kegembiraan, cinta, enerjik, kemewahan, nafsu dan peringatan. Selain itu, warna merah juga identik dengan kekerasan, kecemasan, bahkan agresivitas.

2.Warna Hijau
Warna hijau sarat akan harmoni (keseimbangan), kesuburan, kesegaran, kedamaian, hingga efek relaksasi bagi seseorang. Warna hijau dipercaya mampu menurunkan stres, melambangkan penyembuhan, hingga mendorong perasaan empati.

3.Warna Kuning
Secara umum, warna terang seperti halnya kuning, memberikan kesan ceria, bahagia, energik, dan rasa optimis. 

Adapun penggunaan warna kuning pada ruangan dipercaya mampu merangsang aktivitas pikiran dan mental, bahkan berdampak pada meningkatnya kemampuan analisis seseorang.

Muncul satu anggapan, mereka yang menyukai warna kuning cenderung lebih bijaksana, cerdas (akademis), kreatif, serta piawai dalam menciptakan ide dan berinovasi. 

Sayangnya seluruh manfaat positif tersebut tidak lepas dari risiko kecemasan, inkonsisten, rasa gelisah, bahkan tekanan stres khususnya bagi mereka si penggemar warna kuning.

4.Warna Orange / Jingga

Warna orange dianggap mampu merangsang emosi, tidak heran jika warna orange kerap digunakan pada tempat-tempat makan atau justru di lingkungan kerja yang membutuhkan produktivitas. Dengan daya tariknya yang kuat, warna orange melambangkan kehangatan, kenyamanan, keceriaan, bahkan optimisme.

Namun penggunaan warna orange secara dominan  bisa menciptakan kesan ramai, gaduh, hingga merangsang perilaku hiperaktif.

5.Warna Biru
Warna biru melambangkan suatu hubungan profesionalitas, kecerdasan, kepercayaan diri, bahkan menjadi simbol kekuatan. Sayangnya  warna biru juga kerap berasosiasi dengan sikap dingin, keras kepala, tidak ramah, dan kurangnya empati.

6.Warna Ungu
Warna ungu jarang ditemukan di alam, membuat warna ungu kerap dipersepsikan dengan imajinasi, spiritualitas, dan sisi misterius. Itu sebabnya, penggunaan warna ungu dianggap mampu menarik perhatian, memancarkan kekuatan bahkan tidak lepas dari kesan lain, seperti ambisius, independen, kebijaksanaan, visioner, bahkan kemewahan. 

Sayangnya penggunaan warna ungu secara berlebihan juga memiliki sisi negatif dan memiliki kesan kurang teliti dan kesendirian atau kesepian.

7.Warna Hitam
Filosofi warna hitam dalam psikologi adalah elegan, misterius, namun atraktif. Warna hitam juga merepresentasikan kekuatan, rasa percaya diri, dramatis, misterius, klasik. Bahkan dalam banyak kasus, hitam melambangkan maskulinitas.

8.Warna Putih
Warna putih sangat bertolak belakang dengan warna hitam, warnanya yang kontras terang erat kaitannya dengan kesan bersih, suci, ringan, dan terang. Warna putih juga dipercaya dapat mengurangi rasa sakit, tidak heran jika warna putih sering kali dijumpai dalam dunia kesehatan. Seperti halnya di rumah sakit.

Warna putih dalam jumlah yang sesuai dapat memberi kesan keterbukaan dan kebebasan. Namun, penggunaan warna putih secara berlebihan bisa saja berdampak pada nyeri kepala dan mata lelah.

9.Warna Abu-Abu
Abu-abu merupakan campuran antara warna hitam dan putih ini kerap kali digunakan sebagai penetral. Dalam sisi positif, warna abu-abu menggambarkan keseriusan, kestabilan, kemandirian, bahkan memberikan kesan bertanggung jawab.

Namun, penggunaan warna abu-abu yang terlalu dominan dapat memberi kesan membosankan dan tidak komunikatif. Selain itu, beberapa kesan negatif lainnya akan muncul seperti  kurang percaya diri,  kurang energi (tidak atraktif) bahkan Depresi.

10.Warna Coklat
Masuk dalam kategori warna netral, warna coklat identik dengan stabilitas dan kehangatan. Biasa bersanding dengan warna hijau, paduan coklat sendiri dipercaya mampu menciptakan kenyamanan, keakraban, serta rasa aman.

Tetapi penggunaan warna coklat secara berlebihan bisa saja memberikan kesan dominan yang kaku, kolot, pesimis, bahkan  tidak berperasaan.

11.Warna Emas
Arti warna dalam psikolog yang lainnya adalah warna emas. Warna emas memiliki makna prestasi, kesuksesan, kemewahan, kemenangan dan juga kemakmuran. Sama seperti emas dalam bentuk fisik yang menjadi komoditas berharga dan juga prestise di setiap negara.

12.Warna Tocha
Warna tosca atau turquoise memiliki makna keseimbangan emosional, stabilitas, ketenangan dan juga kesabaran. Warna tosca dipercaya dapat memberikan semangat ketika seseorang stres atau kelelahan dan juga dihinggapi rasa kesepian.

Warna tosca adalah warna yang baik untuk membantu konsentrasi dan menenangkan sistem saraf sehingga pikiran menjadi lebih jernih juga percaya diri. Warna tosca cocok digunakan untuk pembicara ataupun untuk anda yang sering bekerja multi tasking.

13.Warna Magenta
Warna magenta merupakan perpaduan antara warna merah dan ungu. Kandungan warna merah yang bermakna semangat, kekuatan dan energi tertahan oleh energi tenang warna violet sehingga menciptakan keseimbangan.

Maka dari itu, warna magenta memiliki makna keseimbangan baik itu keseimbangan dalam aspek fisik, mental, spiritual ataupun emosional. Selain itu warna magenta memiliki filosofi perubahan atau transformasi. Perubahan dari rasa ketidakbahagiaan, frustasi dan marah menjadi kearah yang lebih baik.

So, itu dia arti dari 13 warna dari sisi psikologi, jadi warna apa nih yang lagi kamu suka atau warna yang menggambarkan kepribadian kamu?

Terimakasih sudah mau membaca
Thank u..
SIGNATURE : Mr.Fa'ad

Postingan populer dari blog ini

KUTIPAN BUKU "MAAF TUHAN AKU HAMPIR MENYERAH"

ANOREXIA NERVOSA

6 CIRI INNER CHILD