KUTIPAN BUKU "MAAF TUHAN AKU HAMPIR MENYERAH"
Ketika kalian mencari rekomendasi buku "Self Improvement" entah itu di Google, YouTube atau di manapun pasti kalian akan direkomendasikan buku yang berjudul "Filosofi Teras"
Tetapi jika kalian tanya aku, maka aku akan merekomendasikan buku yang berjudul "Maaf Tuhan Aku Hampir Menyerah" karya AlfiGhazi.
Pertama pemilihan kata yang digunakan sangat indah untuk dibentuk dalam sebuah kalimat.
Kedua, karena behind Story nya sangat relate di kehidupan.
Ketiga, isinya sangat mudah dipahami
Keempat, menurutku penting menyeimbangkan antara dunia dan akhirat karena itu merupakan suatu prinsip dasar yang harus diterapkan dalam hidup.
Well, di blog kali ini aku akan membagikan beberapa kutipan yang ada dari dalam isi buku "Maaf Tuhan Aku Hampir Menyerah".
Dan ini dia 10 kutipan yang aku pilih untuk kalian baca
1. "Teruntuk para pengendara waktu, bertahanlah, sampai surga yang menjadi pelabuhan terakhir kita"
2. Tidak semua hal akan berjalan sesuai dengan keinginanmu, pada satu waktu, impianmu akan dipukul mundur, harapanmu terpatahkan, dan langkahmu dihentikan paksa.
Dunia yang luas terasa begitu menyesakkan
Ramai tetapi sepi.
3. Jangan pernah tertipu dengan penampilan, sebab heningnya tanah kubur tak berarti semua pemiliknya bebas dari siksaan.
4. Dan kamu tak perlu lagi menyebutnya di dalam doa, sungguh ia telah bahagia, tanpa doamu sekalipun.
Kini biarlah doa-doamu mengangkasa tanpa nama hanya meminta yang terbaik dari Yang Maha Baik
5. Kepada diri aku bersandar, pagi semangatku menggebu, namun sore semangatku menjadi debu.
Kepada manusia aku bersandar, namun ketika susah datang, ia tak ada.
Kepada Allah aku bersandar, pahit datang Allah kuatkan, manis datang Allah ingatkan, bahwa setiap prosesnya harus dilalui dengan rasa syukur dan kesabaran.
6. Tidak perlu mati-matian mengubah diri hanya karena ingin disukai oleh banyak orang.
Hidup ini sudah rumit sekali, ditambah lagi jika harus memakai topeng
Kita akan benar-benar kehilangan jati diri.
7. Salah satu rahasia hidup damai adalah selalu menyangga diri dengan senyuman, walau takdir hidup kadang tidak sejalan, tak menyalahkan orang, tak menyalahkan Tuhan.
Bener-bener hidup dalam usaha lalu penerimaan.
8. Hidup seolah tak lagi memberimu pilihan, terasa begitu sakit dan sangat menyesakkan.
Bahkan air mata tak lagi mampu mewakili dalamnya luka, senyum terenggut, kebahagiaan lenyap seketika.
Kelelahan nafas panjang mu adalah pertanda bahwa kau sudah begitu lelah, bahkan jika boleh kau ingin sekali menyerah, tetapi kau tahu bahwa menyerah juga bukan solusi.
9. Yang kali ini benar-benar berat bukan?
Kau seperti sebuah mobil kecil yang tergilas truk besar, bukan hanya kehilangan keseimbangan tetapi seketika hancur berkeping-keping. Hingga membuatmu berpikir bahwa ini adalah akhir, sebab yang terlihat di hadapan matanya hanyalah jalan buntu.
Kali ini kau benar-benar merasa jatuh sejatuh jatuhnya.
10. Maaf Tuhan aku hampir menyerah bisikmu lirih sambil menyeka air mata.
So, itu ada beberapa kutipan yang aku ambil, dan tentu jika kalian baca bukunya langsung, kalian akan menemukan banyak kutipan yang lebih menarik dari yang aku tulis disini.
Thank u..
SIGNATURE : Mr.Fa'ad